Tampilkan postingan dengan label Fahri Hamzah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fahri Hamzah. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 September 2012

Apa Kabar Koordinasi Polri-KPK-Jaksa Agung? | Kultwit @fahrihamzah





Oleh Fahri Hamzah
@Fahrihamzah



  1. Apa kabar Kordinasi POLRI-KPK-JA? (JA=Jaksa Agung -ed)

  2. Nampaknya Kordinasi POLRI-KPK-JA semakin jauh dari nyata...sisanya adalah sandiwara.

  3. Kalau ditanya, bagaimana Kordinasi POLRI-KPK-JA maka mereka berusaha meyakinkan "baik-baik saja".

  4. Padahal semua kasat mata, dimana-mana ada sengketa. Semua pasang mata2.

  5. Pekerjaan terbengkalai karena ibarat membangun rumah, ada yg menyusun ada yg membongkar.

  6. Mereka bilang "korupsi makin merajalela" aku bilang "kerja kalian tidak becus".

  7. Uang rakyat dipakai tambah besar, tapi laporan datang bilang masalah tambah besar.

  8. Mereka bilang koruptor, teroris dan narkoba berkembang biak, aku bilang "goblok!".

  9. Kalau masalah jadi tambah banyak setelah kau ditugaskan kenapa kau tetap mau bertugas?

  10. Uang besar dan kuasa besar telah diberikan, sekarang kalian bertengkar. Ampun deh!



*Kultwit Bang Fahri terkait 'kisruh' antar 3 lembaga penegak hukum: POLRI-KPK-Kejagung. Seharusnya TRIO ini bahu membahu tegakkan hukum.

coba perhatikan headline berita terkait, memilukan..:

  • Tarik Penyidik dari KPK, Polri Dinilai Gegabah | Beritasatu
  • Salip KPK, Polri Limpahkan Simulator SIM ke Kejaksaan | VivaNews
  • Komisi III Panggil KPK, Polri, dan Kejagung Senin Depan | detikNews
  • 'Ada yang tak Beres Antara KPK-Polri Soal Penyidik' | Republika
  • Pertemuan KPK-Polri Berakhir Buntu | Tempo.co




___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Sabtu, 08 September 2012

Kenapa Mesti TERORIS | Kultwit @fahrihamzah





Oleh Fahri Hamzah
@Fahrihamzah



  1. Rasulullah SAW bersabda : "Seorang mukmin yang bergabung dengan manusia dan dia sabar atas keusilan mereka...(Bersambung)

  2. ..jauh lebih utama daripada seorang mukmin yang tidak bisa bergaul dengan mereka dan tidak sabar atas keusilan mereka.(HR. Ahmad)

  3. Jika berbicara #Teroris, mereka sebagiannya berasal dari orang yg tdak sabar dengan "keusilan" manusia.

  4. Kalau #Diktator adalah orang yang tak sabar dengan "keusilan" rakyat. Lalu mengambil jalan represif.

  5. Hadits itu menggambarkan keutamaan orang dewasa, orang yg dadanya lapang dan tidak gampang marah. Penuh perhitungan.

  6. Pemimpin dan Rakyat memerlukan tingkat kedewasaan tertentu.Ini memang perlu waktu. Tapi pemimpin darurat. Segera!

  7. Keusilan rakyat banyak adalah energi yang lahir dari kreatifitas, dia adalah buah kebebasan.bukan untuk ditakuti tapi dikelola.

  8. Itu sebabnya pemimpin tidak cukup hanya dewasa tetapi juga harus punya tingkat kecerdasan yg memadai untuk mengelola.

  9. Sementara itu, kedewasan rakyat bersumber pada tingkat pengetahuan. Tetapi pemimpin dapat menjadi sumber-nya yg terbesar.

  10. Tingkat kedewasaan suatu bangsa adalah ukuran capaian peradaban bangsa itu. Rakyat dan pemimpin adalah komponen terbesarnya.

  11. Kembali ke hadits tadi, sy tdk bisa mengerti kenapa banyak orang yg bersimbol agama; kurang sabar?

  12. Ada hadits lagi,"Dalam jasad kita ada segumpal daging, kalau baik baik seluruhnya dan sebaliknya, dialah hati".

  13. Rupanya, indikator kebaikan itu sembunyi di dalam jasad. Jadi yg tampak itu apa? Itu misteri?

  14. Ada kisah masuk nerakanya 3 pembuat kebaikan: pembaca alqur'an, dermawan dan pahlawan perang.

  15. Di mahkamah Tuhan kelak terbaca bahwa Pembaca qur'an itu membaca-nya untuk kepentingan pujian dan popularitas. Bukan Tuhan.

  16. Di mahkamah Tuhan, terbaca kedermawanan itu untuk kebanggaan diri dan lagi2 popularitas. Tidak ada keikhlasan memberi.

  17. Dan mereka yang berjuang di medan jihad, lalu mati. Kita menyebutnya syuhada tetapi Mahkamah Tuhan bicara lain.

  18. Kisah2 Mahkamah Tuhan itu saya kutip dari pengajian HalalbiHalal Tuan Guru Haji Muharrar Mahfudz. Di DPW PKS pagi ini.

  19. Maka, agama tidak bisa kita manipulasi dengan simbol semata, meski simbol itu sendiri diperlukan.

  20. Dan menjadi bagian dari kebaikan itu adalah membaca apakah agama kita telah membuat kita jadi orang baik?

  21. Di sebagian kecil mereka yang memahami agama secara tertutup, mereka tdk perduli hubungan manusiawi, tdk ada kesabaran.

  22. Itu sebab-nya mereka mudah diprovokasi dan bahkan "digarap" oleh operasi intelijen.

  23. Tapi, kerja #BNPT dan #Densus88 juga harus diawasi sebab jangan sampai keluguan mereka disalahgunakan.

  24. Negara harus dicegah menjadikan proyek "war on terror"-nya kaum neocons kepada rakyat Indonesia yg salah jalan.

  25. Perang barat kepada teroris bukan perang kita. Kita menghadapi kebodohan dan kemiskinan serta frustrasi kepada pemimpin.

  26. Seperti juga perang melawan korupsi. Terorisme juga memerlukan strategi kebudayaan di samping penegakan hukum.

  27. Tanda2 kegagalan itu muncul kalau, seperti #KPK, pihak #BNPT dan #Densus88 selalu bilang #Teroris telah melakukan "regenerasi".

  28. Kata2 "regenarasi" #Koruptor atau #Teroris itu sama2 tidak bertanggungjawab. Motifnya perlu dicurigai.

  29. Sebagai pengawas pemerintahan, saya selalu curiga kepada negara yang melakukan perpanjangan proyek pembiayaan dalam APBN.

  30. Negara hadir untuk mengatasi bukan untuk memperpanjang masalah rakyat. Wallahua'alam. (Sekian).




___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia