Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Desember 2012

The Week: “Kubu Oposisi Mesir Tidak Konsisten dengan Demokrasi”

Mingguan Inggris, The Week  mengkritik kubu anti hasil referendum konstitusi baru Mesir.

Mingguan The Week menulis, sikap keras kepala kubu oposisi Mesir menolak hasil referendum konstitusi baru negara ini yang menunjukkan tuntutan rakyat, sejatinya sebuah indikasi bahwa kubu oposisi Liberal Mesir bukan saja tidak puas dengan demokrasi namun mereka juga tidak konsisten dengan sistem ini.

Terkait dengan sikap para pemimpin kubu Liberal Mesir yang melecehkan tuntutan warga sipil negara ini Media Inggris ini menulis, “sikap seperti ini menunjukkan bahwa mereka menilai warga kelas bawah tidak memiliki hak suara.”

The Week seraya menekankan kubu Islam mendapat dukungan dari kalangan akademisi warga kelas menengah menyebut bahwa mayoritas kubu sekular Mesir memiliki hubungan ideologi dengan rezim terguling Hosni Mubarak. Dengan demikian keberadaan kubu seperti ini patut dicurigai.

Menurut The Week, itikad baik Ikhwanul Muslimin tahun lalu di Mesir seperti mendirikan sekolah dan rumah sakit di seluruh wilayah negara ini serta memberi bantukan finansial kepada fakir miskin ketika rezim Mubarak tak mampu melakukannya, merupakan faktor dukungan besar rakyat kepada kelompok ini serta membuat popularitas Ikhwanul Muslimin terdongkrak, bahkan sebelum meletusnya revolusi rakyat 25 Januari 2011. [pelitaonline]


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

The Week: “Kubu Oposisi Mesir Tidak Konsisten dengan Demokrasi”

Mingguan Inggris, The Week  mengkritik kubu anti hasil referendum konstitusi baru Mesir.

Mingguan The Week menulis, sikap keras kepala kubu oposisi Mesir menolak hasil referendum konstitusi baru negara ini yang menunjukkan tuntutan rakyat, sejatinya sebuah indikasi bahwa kubu oposisi Liberal Mesir bukan saja tidak puas dengan demokrasi namun mereka juga tidak konsisten dengan sistem ini.

Terkait dengan sikap para pemimpin kubu Liberal Mesir yang melecehkan tuntutan warga sipil negara ini Media Inggris ini menulis, “sikap seperti ini menunjukkan bahwa mereka menilai warga kelas bawah tidak memiliki hak suara.”

The Week seraya menekankan kubu Islam mendapat dukungan dari kalangan akademisi warga kelas menengah menyebut bahwa mayoritas kubu sekular Mesir memiliki hubungan ideologi dengan rezim terguling Hosni Mubarak. Dengan demikian keberadaan kubu seperti ini patut dicurigai.

Menurut The Week, itikad baik Ikhwanul Muslimin tahun lalu di Mesir seperti mendirikan sekolah dan rumah sakit di seluruh wilayah negara ini serta memberi bantukan finansial kepada fakir miskin ketika rezim Mubarak tak mampu melakukannya, merupakan faktor dukungan besar rakyat kepada kelompok ini serta membuat popularitas Ikhwanul Muslimin terdongkrak, bahkan sebelum meletusnya revolusi rakyat 25 Januari 2011. [pelitaonline]


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Rabu, 26 Desember 2012

Wawancara Eksklusif TIME: "Morsi The Most Important Man in The Middle East"


Wawancara majalah TIME dengan Presiden Mohamed Morsi, 28 November 2012. Majalah TIME edisi Desember 2012 menjadikan Morsi sebagai sampul dengan judul "The Most Important Man in The Middle East". Wawancara ini diterjemahkan oleh ukhti Lia Aqeela, Jakarta. Selamat menyimak. [admin]

 [Catatan: sebelumnya TIME menuliskan nama panggilan sang presiden dengan “Morsy” berdasarkan desertasi doktoralnya di Universitas California Selatan; Para penasehatnya di Kairo menyampaikan penulisan yang digunakan saat ini adalah Morsi. Pihak protokoler meminta Presiden Morsi untuk menjawab pertanyaan dari editor dan reporter TIME dalam bahasa Arab, bahasa asli beliau, bahasa resmi Mesir. Alih-alih, sebagai penghormatan terhadap tamunya, ia lebih banyak menggunakan bahasa Inggris, yang telah rutin digunakannya sejak tiga dekade silam]

TIME: Anda sekarang berada di panggung dunia. (You’re on the world stage now.)

Presiden Mohamed Morsi: (berbahasa Inggris) Panggung dunia itu sangat sulit. Tidak mudah ketika berada di panggung dunia. Dunia sekarang ini jauh lebih sulit dibandingkan dengan saat revolusi dulu di negara anda (AS). Bahkan kian bertambah sulit. Dunia ini, semakin rumit, kompleks dan sulit. Strukturnya seperti spageti. Segalanya tercampur jadi satu. Jadi bagaimanapun juga kita harus menyikapi segala sesuatunya dengan tenang, sehingga kita semua – seluruh dunia, bisa berjalan bersama-sama dengan damai – dan mudah-mudahan damai dalam segala hal. Saya pikir anda tahu bahwa banyak orang suka mengatakan bahwa kita harus menjaga  kedamaian. Saya tidak sedang membicarakan kedamaian menurut makna tradisionalnya. (yang saya maksud) adalah damai pikiran, damai hati, damai dalam hidup bersama, dalam bermasyarakat, damai secara kultural, tidak sekedar damai dalam hal kemiliteran.

(beralih ke Bahasa Arab) terima kasih atas perhatian anda... (yang telah mengadakan sesi wawancara ini). Ini sebuah jembatan yang baik antara Mesir dan Amerika Serikat.

(dalam Bahasa Inggris) Yang saya maksud dengan Amerika Serikat, lebih merujuk pada orang-orang Amerika, bukan sekedar para pejabat otoritas, politisi dan semacamnya. Yang saya tahu, orang Amerika cukup ramah, beradab, mereka telah berjuang dan memberikan apa yang negara mereka miliki kepada dunia. Tentu apa yang kami lihat dari kejauhan sini tidak sama persis (dari realitanya), namun menurut saya, media saat ini telah membuat segala sesuatunya menjadi sangat dekat [yaitu, telah membuat dunia menjadi 'tempat yang lebih kecil'] dan warga dunia bagaikan sebuah komunitas perkampungan kecil, yang berkumpul bersama.

Angin sedang berhembus kesana kemari dan masyarakat disibukkan dengan gaya hidup mereka, tapi menurut saya, mereka sedang berharap untuk dapat melihat situasi dunia yang lebih baik pada masa kepemimpinan kedua Presiden Obama, situasi yang lebih rileks (tidak dalam 'ketegangan perang'). Saya pribadi ingin memanfaatkan situasi ini, untuk membangun sebuah jembatan yang kuat antara kami, antar negara timur tengah, masyarakat daerah timur tengah, masyarakat timur serta barat dan keseimbangan-keseimbangan seperti itu. Sehingga, masyarakat benar-benar merasakan bahwa mereka hidup dalam kedamaian, bahwa mereka tinggal dan berkedudukan kuat di negara mereka. Bahwa mereka benar-benar sedang melakukan yang terbaik untuk dapat meraih harapan, untuk hidup dalam situasi yang damai, merasakan demokrasi, kebebasan.

Rakyat disini (Mesir) tidak pernah mengalami hal-hal seperti itu selama lebih dari 30 tahun – lebih. Berpuluh tahun hidup dibawah rezim yang sangat supresif, sangat diktator .... dan pemerintahan saat itu tidak mau tahu penderitaan rakyatnya. Orang-orang merasa tidak dilibatkan dalam kesetaraan politik. Anda tahu, saya sendiri merasa menderita. Saya telah melihat negara-negara barat dan timur, pergi kesana-kemari, mempelajari sejarah dan melihat situasi yang sedang berlangsung, tentu saja selain (mempelajari) permesinan. [catatan: Morsi mendapatkan gelar doktor teknik mesin dari Universitas California Selatan pada tahun 1982] Saya banyak belajar saat saya tinggal atau singgah di berbagai tempat, terutama saat di Amerika Serikat, hidup bersama warga Amerika Serikat, beserta universitasnya, industrinya, pasar dan toko-tokonya.

Tentu saja saat itu media tidak sekuat seperti sekarang ini, tetapi setiap hari saya bangun pagi untuk menonton Good Morning America, Barbara Walters dan program-programnya yang hebat. Dan tentu saja, Walter Cronkite... dan saya belum lupa... para sandera di Iran [pada masa kepemimpinan Presiden Carter] .... [dan pada hari dimana ia meninggalkan kantornya] mereka melepaskan para sandera yang telah ditawan selama lebih dari setahun. Itu adalah perjuangan besar dan saat itu perdebatan terus berlangsung.

Segala sesuatunya berjalan dengan sedemikian rupa, antara dunia barat dan timur, serta selatan. Masyarakat di selatan juga merasakan banyak penderitaan dikarenakan mereka tidak memiliki kesetaraan dalam pergaulan internasional. Saat ini kami ingin membawa masyarakat kedalam pergaulan internasional, sehingga mereka merasa hidup di negara mereka, mereka bebas, mereka berbicara, mereka bergerak, mereka membuat sesuatu, mereka bekerja, mereka mendapatkan hasil, mereka gagal, apapun itu. Hal ini sangatlah penting. Ini adalah periode baru. Tidak hanya untuk Mesir atau masyarakat Arab, namun bagi saya, untuk dunia keseluruhan. Menelaah kembali kesalahan yang telah dilakukan di masa lalu, dan memperbaikinya, sebanyak yang kita mampu. Hal ini butuh waktu. Jadi, kecepatannya rendah, akselerasi tinggi. Bagaimanapun juga kami mendorong ke segala arah, berusaha mengatakan kepada warga dunia, dan meyakinkan seluruh pemerintahanan dan para pemimpinnya bahwa kita harus hidup dalam kedamaian.

Konflik tidak membawa kita pada stabilitas dunia. Bekerjasamalah. Bagaimana caranya kita untuk  bisa mewujudkan stabilitas dunia? Ini adalah perjuangan. Perjuangan yang sangat-sangat sulit. Memiliki budaya baru, budaya internasional, menghormati sebuah negara dan kultur masyarakatnya, budaya-budaya lokal mereka, namun dapatkah kita memiliki sebuah budaya internasional? Bisakah kita melakukannya? Sebuah budaya kerja sama, budaya menghentikan perang, pertumpahan darah. Budaya perdamaian adalah sarana perniagaan dunia, aksi-aksi para pejuang dimaksudkan untuk mempertahankan diri, bukan untuk menyerang, (para pejuang) menggunakan kekuatannya untuk kepentingan sipil diatas kepentingan mereka. Bagaimana kita melakukannya? Mewujudkan stabilitas dunia? Saya pikir kita semua bisa. Hal ini telah dilakukan sebelumnya, dua atau tiga abad silam. Tapi telah terjadi sesuatu dengan caranya. Dua kali perang dunia, lebih dari 50 juta orang tewas....

Saya tidak suka orang-orang di negara saya mengatakan, “AS adalah lawan kami,” karena saya tahu rakyat Amerika berbeda dari apa yang telah lama melekat pada pemerintahan mereka – standar ganda – dan anda pun tahu apa yang sedang terjadi di dunia ini. Namun saya pikir, saat ini saya sedang memulai sebuah era baru, yang didasarkan pada keseimbangan, hubungan yang saling menguntungkan dan saling menghormati oleh semua pihak. Afrika. Dunia Arab. Dunia Islam. Negara-negara Eropa, Rusia, Cina. Ini adalah sebuah kompetisi yang sangat sangat besar, kuat dan sulit.

Itulah mengapa saya nyatakan 'situasi saat ini tidak semudah seperti yang sebelumnya'. Saya masih ingat, ada sebuah ungkapan di AS, orang-orang mengatakan bahwa kami adalah bangsa dari seluruh bangsa (we are a nation of all nations). Ini adalah sebuah pernyataan ekspresif. Pernyataan ini mengungkapkan sesuatu secara singkat dan padat, bahwa 'kita dapat hidup bersama'. Saya pikir, AS telah berhasil mewujudkan sebagian besar dari ungkapan tersebut. Namun dipandang dari sisi internasional, ada sesuatu yang berbeda. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan hal-hal yang berbeda.

Lalu bagaimana kita bisa melakukannya? Saat ini, di dunia, terdapat ketidakseimbangan ekonomi. Di salah satu pihak, ada bahan-bahan mentah (sumber daya alam, di negara-negara miskin -ed), di pihak lain terdapat teknologi dan produk penerapan-penerapan ilmiah tingkat tinggi. Mengambil bahan-bahan mentah, memproduksinya, menjualnya kembali, dengan perbedaan harga yang sangat besar, hingga yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya. Kami ingin membuat sebuah keseimbangan ekonomi, tidak hanya keseimbangan politik. Tentu saja keduanya berhubungan (ekonomi-politik). Namun demikian, menurut saya, dipandang dari segi sosial kemasyarakan, kita tidak mungkin sama persis, tak akan pernah bisa. Pun secara kultural, kita tidak bisa sama.

TIME saat wawancara Morsi di Istana negara

TIME: Bagaimana rasanya membuat kesepakatan bersama presiden Obama selama gencatan senjata di Gaza?

Presiden Obama sangat membantu, sangat membantu. Dan saya percaya apa yang ia lakukan sejalan dengan niatannya (mencipta kedamaian). Kami melakukan perundingan bersama soal gencatan senjata, ini sangat penting, setelah itu baru kami dapat membicarakan perbedaan (keinginan) antara orang-orang Palestina dan Israel. Hal ini tidak gampang. Sangat sulit. Kedua pihak sama-sama berbicara tentang perbedaan. Sementara kami menginginkan mereka berbicara mengenai persamaan.... saat ini kami sedang menjalankan tugas tersebut sebaik mungkin.

Jika kami bisa sukses 60 – 70%, saya anggap itu sebuah keberhasilan besar. Kedepannya, wilayah ini (Palestina-Israel) akan menjadi lebih baik, asalkan kedamaian menjadi perhatian bersama. Stabilitas wilayah Palestina-Israel ini, (beserta) Mesir dan sekitarnya, sangat penting. Karena itulah kami yang di Mesir memiliki tantangan besar. Kekuatan lama negara ini (sisa-sisa rezim -red) berusaha kembali. Tidak diragukan lagi. Anda juga bisa melihatnya di Tunisia. Anda bisa melihat hal yang sama di Libya. Dan anda bisa benar-benar menyaksikannya di Suriah, tujuannya adalah mengembalikan situasi kembali seperti dulu. Kami bertarung melawan tujuan (sisa-sisa rezim) tersebut, bukan individunya. Wilayah-wilayah ini seharusnya memiliki kesempatan untuk berkembang. Biaya untuk perkembangan ini jauh, jauh lebih murah dibandingkan biaya perang. Semua orang berusaha kuat untuk mendapatkan situasi yang lebih baik, kehidupan yang lebih baik untuk anak-cucu mereka, untuk wilayah mereka.

Hal ini membutuhkan waktu panjang. Ini adalah sebuah kondisi bottle-neck* yang menyita banyak waktu (situasi tersumbat oleh sistem warisan lama yg belum diperbaiki -ed). Di Amerika Serikat sendiri, situasi bottle-neck seperti ini telah menyita waktu dan menumpahkan darah, dalam jangka waktu lama, tidak sebentar. Dan Abraham Lincoln dipandang sebagai sosok bersejarah yang menunjukkan kepada orang-orang bagaimana bisa bersatu setelah perang dan mewujudkan situasi negara yang lebih baik. Ia telah diberi kesempatan, dan menurut saya ia menuai keberhasilan pada sebagian besar usahanya. Penderitaan kemudian melahirkan stabilitas. Atau, memaksakan terciptanya stabilitas saat menyadari bahwa penderitaan hanya berlangsung pada saat proses kelahiran, setelah itu rakyat akan menyadari bahwa mereka harus tetap berpegang pada apa yang telah dicapai.

Maka ketika (warga) dunia memandang dirinya dan menyaksikan apa yang sedang terjadi, menurut saya saat ini mereka menyadari, orang2 di dunia ini menyadari, bahwa kebebasan itu lebih baik dibandingkan dengan kediktatoran. Demokrasi itu lebih baik untuk kehidupan dunia. Jika terdapat kediktatoran di sebuah titik di dunia ini, dimana orang2 tidak memperoleh kebebasan, mereka tidak mendapatkan kepuasan, tidak menemukan makanan atau tempat berteduh, mereka berada di bawah garis kemiskinan, maka titik ini berbahaya bagi dunia keseluruhan, karena orang2 itu akan berpindah, dan mereka berpindah ke tempat yang berbeda2. Mereka akan membawa perasaan buruk terhadap orang lain. Mereka bisa saja bersikap jelek. Mereka  bisa saja bersikap salah. Lalu bagaimana kita menjamin pembangunan untuk Afrika, untuk Timur Tengah, untuk negara2 di wilayah ini? Rakyat Mesir siap. Kami memiliki sumber daya. Kami memiliki potensi. Kami memiliki populasi yang boleh dikatakan unik dan beragam. Kami siap. Kami telah berada di jalan. Kami sedang mencoba mendorong kemudian beranjak. Hal ini tidak mudah. Butuh momentum yang sangat tinggi untuk bisa mendorong terjadinya semua ini.

Kapal kami, entah bagaimana, tergeletak di atas pasir, bukan di air, maka kamu harus menariknya maju, bukan mundur, ke air yang jernih. Tidak mudah. Untuk menjalin hubungan yang baik dengan dunia, membantu pembangunan, menciptakan integrasi antara pembangunan dan hubungan internasional dan investasi dan ekonomi, dan sekaligus juga menebar niat dan perbuatan baik. Kemudian untuk membangun hubungan timbal balik dan seimbang dengan pihak lain. Mencabut kebencian yang telah tertanam dalam hati. Selama ini, orang2 telah menjadi saksi: pertumpahan darah di Palestina dan tempat2 lainnya, Iraq dan Afghanistan, dan sekarang di Yaman, Libya. Perasaan mereka buruk. Segala upaya pemisahan Utara dan Selatan, Timur dan Barat, Darfur, apapun itu. Ketidakstablian di kawasan teluk. Ancaman terhadap Iran dan peranannya dalam hubungan politik internasional dan dunia. Pertarungan di ladang2 minyak. Hal-hal seperti ini bercampur jadi satu, dimana dibutuhkan kepemimpinan yang lebih kuat, yang memiliki visi...(harus ada pihak) yang mengambil peran kepemimpinan dan melakukan tindakan.

Sekarang adalah saat untuk bertindak. Segala hal prinsip telah disepakati. Namun pelaksanaannya? Tidak seorangpun mendebatkan prinsip-prinsip tersebut. Semua berbicara tentang kedamaian, semua berbicara tentang pembangunan, semua orang berbicara mengenai kemerdekaan negara. PBB dibentuk tahun 1947. Sebelumnya Liga Bangsa-Bangsa. Namun sebenarnya, di lapangan, tindakan yang diambil tidak tegas. Saya pikir, kita (PBB) ini ada lebih dari 190 negara.  Saat ini  Palestina sedang mencoba mejejakkan kaki di gelanggang (dunia). Dan kami membantu mereka. Bukan berarti mereka kemudian bisa menyerang yang lain. Saya pikir mereka tidak memiliki kemampuan ini. Maksimal yang bisa mereka lakukan adalah: bertahan, dan bertanya: Kehilangan apalagi yang harus kami alami?

TIME: Apakah sebenarnya al Ikhwan al Muslimin organisasi yang demokratis?

Dari segi definisi (demokrasi), ya. Dari makna yg luas, ya, tentu. Organisasi ini tegak berdasarkan keyakinan, keyakinan Islam, kebebasan bagi semua orang, kebebasan berkeyakinan, kebebasan berpendapat, kesetaraan, stabilitas, HAM. ERA (Equal Right Amandement). Nilai-nilai itu tidak hanya ada di Amerika. Amandemen Kesetaraan Hak. Siapapun. Ini adalah sebuah keyakinan, semuanya berasal dari keyakinan kami: demokrasi, kesempatan yang merata. Namun juga ada tanggung jawab. Hukum. Konstitusi.

Mesir adalah sebuah negeri tua; dan juga sebuah negara tua. Konstitusi yang dipakai di Mesir juga cukup tua. 1923. Itu (konstitusi) yang pertama. Dan kami sedang melangkah menuju posisi yang lebih stabil. Kita tidak akan bisa mewujudkan stabilitas tanpa adanya kebebasan, demokrasi, (penjaminan) hak bagi setiap orang, kesetaraan hak, kesejajaran hak pria dan wanita, bagi Muslim, Kristiani, dan bagi siapapun yang ingin berpendapat. Kesamaannya, garis dasarnya, referensinya adalah, kebangsaannya, kewarganegaraannya – Mesir, itu saja. Dan hukum berlaku bagi semua orang.

Dulu terdapat banyak pelanggaran. Maka, usaha yang selama ini dilakukan oleh IM adalah membentuk sebuah negara institusional dan konstitusional, jadi menurut saya, saat kami mendapatkan kesempatan, ini menguntungkan seluruh warga Mesir, keuntungan bagi siapapun yang ada di Mesir, Kristiani dan Muslim dan keuntungan pula bagi IM dan pihak2 lain dengan adanya negara yang institusional dan konstitusional.

Saya sangat senang mendapatkan kebebasan yang sesungguhnya dalam berekspresi. Kebebasan yang sebenarnya dalam berkeyakinan. Dan kebebasan untuk menjalankan keyakinan agama. Saya senang, dan akan selalu senang dengan adanya peralihan kekuasaan. Saya adalah presiden terpilih. Tanggung jawab terbesar saya adalah menjaga kapal nasional ini mengarungi masa transisi. Ini tidak mudah. Warga Mesir bertekad untuk melangkah melalui jalan kebebasan dan demokrasi, dan inilah yang saya lihat. Keadilan (hukum) dan keadilan sosial. Pembangunan dalam makna komprehensifnya. Pengembangan SDM. Pengembangan industri produktif. Penelitian ilmiah. Pembangunan politik. Hubungan internasional yang seimbang dengan semua pihak, Timur dan Barat. Kami yang di Mesir merasa bersemangat dan secara personal saya pun bersemangat dalam menjaga kebebasan, demokrasi, keadilan dan keadilan sosial. IM pun seperti itu.

TIME: Dekrit yang dikeluarkan pekan lalu mengundang banyak kontroversi. Jika anda dapat mengulanginya lagi, apakah anda akan mengeluarkan dekrit yang berbeda? Merevisinya?

(berbahasa Inggris) Oh tidak, saya pikir tidak demikian. Yang saya lihat sekarang ini, warga Mesir bebas. Mereka bersuara saat mereka beroposisi dengan presiden, dan saat mereka menentang situasi yang tengah terjadi. Dan ini merupakan hal yang sangat penting. Itu adalah hak mereka dalam berpendapat, dan bersuara dan mengekspresikan perasaan dan menunjukkan sikap mereka. Namun ini adalah tanggung jawab saya, yang saya lihat lebih banyak dibandingkan dengan apa yang mereka lihat. Saya rasa anda telah mengetahui (hasil) jajak pendapat terkini. Menurut saya, lebih dari 80, sekitar 90% rakyat Mesir – berdasarkan hasil jajak pendapat tersebut – mendukung apa yang telah saya lakukan. Dan yang saya lakukan ini tidak bertentangan dengan (keinginan) rakyat. Namun berpihak pada rakyat, bersamaan dengan maslahat (yang dihasilkan). Ada sedikit perbedaan cara penyampaian pendapat sekarang ini dengan yang apa yang terjadi pada Januari 2011 (pada masa pemberontakan terhadap Presiden Hosni Mubarak). Saat ini muncul kekerasan yang tidak pernah kita lihat sebelumnya, yang menandakan bahwa sesuatu yang buruk sedang terjadi.

Ini adalah tanggung jawab saya, pada dasarnya tidak masalah mereka berekspresi. Namun terjadi beberapa kekerasan. Selain itu, ada benang merah antara kekerasan2 ini dan simbol-simbol dari rezim terdahulu. Saya pikir, anda dan saya – saya memiliki lebih banyak informasi – tapi anda bisa merasakan hal tersebut.

Saya tidak khawatir. Saya yakin rakyat Mesir akan melewati situasi ini. Kita sedang belajar. Kita sedang belajar bagaimana bisa bebas. Kita tak pernah menemui (situasi) seperti ini sebelumnya. Kita sedang belajar bagaimana berdebat. Bagaimana menghadapi perbedaan. Bagaimana menjadi mayoritas dan minoritas. Bukan minoritas [meralat], namun mayoritas dan oposisi. Saat ini kami tidak memiliki lembaga parlementer. Sungguh disesalkan. Saat ini kami tidak memiliki konstitusi. Situasi sekarang memaksa kami, mendorong kami, untuk menyelesaikan (konstitusi), namun hal tersebut harus dilakukan dalam situasi dan iklim yang stabil, sehingga rakyat dapat pergi untuk memberikan suara (dalam perumusan) konstitusi. Kami ingin menuntaskannya.

... saya adalah presiden seluruh rakyat, yang bertugas memperhatikan apa yang terjadi di perbatasan kami, melihat apa yang terjadi di selatan, di Laut Mediterania, di Sinai, di Tahrir dan di tempat2 lainnya. Ini adalah tanggungjawab yang berat. Ini sebuah tantangan. Ini bukan tugas yang membahayakan, tapi tugas penting. Saya harus memperhatikan hal-hal tersebut dan mencari cara agar kita bisa melewati situasi bottle-neck ini. ini situasi yang panjang, yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun. Dan kemungkinan akan memakan waktu lebih lama lagi kedepannya. Namun saya yakin kami akan memiliki konstitusi. Ini penting. Jika kami memiliki konstitusi, maka apa yang saya ucapkan dan lakukan pekan lalu (dekrit) akan dicabut [Ia mengusap-usap tangannya].

Kami akan memiliki konstitusi yang merepresentasikan keinginan rakyat. Saat ini kami tidak punya parlemen, jadi saya bertanggung jawab [ia mengacungkan satu jari ke udara] untuk mengeluarkan peraturan, yang merupakan tugas besar, tugas yang serius. Saya tidak suka menggunakan kekuasaan saya, kecuali ada keharusan. Jika tidak, jika saya tidak harus menggunakannya, maka tidak akan saya gunakan. Kami ini sedang bergerak, perlahan, [dengan] kesulitan, namun juga keberhasilan. Maka ketika kami lihat orang-orang menyampaikan pendapat mereka beramai-ramai, itu bagus. Ini sebuah tanda positif. Tapi tidak dengan kekerasan. Jadi siapapun yang mencoba dan tidak mengamati keuntungan (yang diberikan oleh) kelompok mayoritas ini, dan berusaha menggoyangkan kapal, maka ini menjadi tanggung jawab presiden, tanggung jawab pemerintah, untuk mencari tahu apa yang terjadi. Menggoyang perahu tidak akan menguntungkan siapapun. Sebaliknya, ini akan merugikan.

Kami berada dalam sebuah situasi yang pelik Kami bergerak, kami belajar. Kami memiliki kebebasan, iklim yang baru, lingkungan yang baru. Rakyat bebas. Mereka berkespresi. Mereka bergerak. Tidak ada yang menghentikan mereka, tapi kekerasan yang dilarang tidak seharusnya dibiarkan. Hal tersebut melawan hukum. Bertentangan dengan kemaslahatan rakyat. Jika kita terus bersuara dengan cara damai, itu sesuatu yang bagus. Inilah salah satu keuntungan revolusi Mesir. Meminimalkan pertumpahan darah, dan mempertahankannya tetap seperti itu.

Kami mengawal [rakyat]. Kami mencari tahu. Kami mengukur. Kami melihat. Kami mengizinkan rakyat bergerak. Mereka bebas. Namun tanggung jawab kami adalah menjaga keselamatan mereka, mengawal mereka. Memberi mereka kesempatan berekspresi tanpa kekerasan di sekitar Meydane Tahrir [lapangan Tahrir]. Pergerakan mereka ini bahkan telah dimulai sebelum saya mengeluarkan [dekrit] yang konstitusional; situasi tersebut telah berlangsung selama lebih dari delapan hari atau sekitar itu. Hal itu semacam .... salah paham segelintir pihak. Namun tak apa. Hal tersebut akan lewat. Akan pergi, dan menurut saya, akan tercatat sebagai sebuah titik kebaikan dalam sejarah pergerakan kami dua tahun belakangan ini. Menurut saya, kami telah beberapa kali mengalami kejadian besar seperti ini di masa lalu. Dan selama pemilihan presiden dulu, anda menyaksikan apa saja yang terjadi. Dulu itu ada konflik hebat dan luar biasa antara kekuatan lama dan aksi-aksi revolusi.

Ini adalah eksperimen pertama kami, pengalaman pertama kami dalam sejarah. Lalu apa yang anda harapkan? Segala sesuatunya berjalan dengan mulus? Tidak. Perjalanannya, paling tidak, akan sukar. Bukan kekerasan, tapi kesukaran. Karena itulah, kami memiliki kesabaran yang cukup. Kami harap, bisa dengan cepat melewati ini menuju pembentukan konstitusi. Seperti yang saya pahami dari panitia pembentukan konstitusi, mereka membutuhkan waktu kira-kira satu bulan. Saya bilang, dua bulan. Saya berikan mereka waktu untuk menggelar diskusi sosial kemasyarakatan tentang pasal-pasal (yang dirumuskan), ada sekitar 230 pasal, mereka berselisih tentang 15 pasal. Hal ini memakan waktu. Mereka sedang bekerja sebaik mungkin. Dan saya sedang mengupayakan sebanyak mungkin pembicaraan dengan seluruh partai politik. Pihak gereja, dan blok-blok lainnya.

Jadi, Mesir ini sedang bergerak. Sekarang ini kami memiliki Mesir baru. Sebuah negara sipil, bukan teokratis, bukan negara para militan. (namun) mengarah ke sebuah negara sipil konstitusional yang sebenar-benarnya. Ada perlawanan. Ada kesulitan, rintangan, banyak hal kami dapati, namun (tetap) Mesir ini sedang melangkah. Rakyat Mesir akan berhasil, insyaallah.

TIME: Tahun ini, 2012, adalah tahun besar, banyak hal terjadi. Banyak orang mengelu-elukan anda sebagai seorang negarawan, sementara yang lain memberi peringatan bahwa anda adalah Fir’aun baru.

Fir’aun baru? [tertawa geli] Bisakah saya? Saya ini telah lama menderita. Menderita, secara personal!

(beralih ke Bahasa Arab) Karir politik saya telah dimulai sejak lama. 1986. Saya diajukan dalam pemilu parlemen tahun 1995 dan pemilu tersebut berlangsung curang. Kemudian saya diajukan di pemilu parlemen tahun 2000, lalu saya menjadi anggota parlemen periode 2000-2005. Saya diajukan kembali di pemilu 2005, lagi-lagi, terjadi kecurangan pada pemilu ini. Saya telah diamanahi tanggung jawab di bidang politik oleh IM selama 10 tahun. Saya berasal dari kalangan masyarakat Mesir. Saya mengetahui kondisi masyarakat secara keseluruhan serta penderitaan mereka. Saya berasal dari wilayah Sharkia, timur Kairo, tapi saya lulusan Universitas Kairo. Dan saya menerima gelar doktor dari Amerika Serikat.

Saya dijebloskan ke penjara, [Ia menyentuh dasinya] dan saat itu posisi saya adalah ketua departemen bahan ajar di universitas. Alasan penjeblosan saya ke penjara adalah karena saya membela peradilan dan hakim2 Mesir. Saya tahu persis apa arti pemisahan tiga kekuatan (Trias Politika), eksekutif, legislatif dan yudikatif. Pemisahan ini merupakan konsep utama negara yang berdasarkan institusi. Rakyat adalah sumber kekuatan yang sebenarnya. Presiden adalah representasi kekuatan eksekutif, dan ia dipilih oleh rakyat. Saya senang ketika rakyat mendapatkan kebebasan yang sempurna dalam pemilu, dan saya senang peralihan kekuasaan berlangsung melalui pemilu yang bebas. Saya telah pergi keliling dunia, apakah itu ke Amerika Serikat, ke Eropa atau negara2 Timur, dan saya tahu bagaimana segala sesuatunya berjalan. Saya paham teknologi, penelitian, aplikasi2 ilmiah, budaya, peradaban, perbedaan antara negara2 dunia, karakter sejarah. Dan saya cendekiawan Islam.... (beralih kembali ke Bahasa Inggris) saya bukan cendekiawan, saya berbicara tentang Islam. Saya tahu apa itu Islam, sungguh. Saya tahu apa itu Islam, makna komprehensif Islam, makna perbuatan damai, dan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup masyarakat. Kesalahan penafsiran beberapa nilai-nilai Islam pun tidak tepat. Saya tahu tujuan riil, makna dan pengaplikasian Islam. Saya telah melakukan dan mempraktekkan hal-hal tersebut sejak lama, dalam kehidupan personal saya, dalam hidup bermasyarakat, di parlemen dan berapa lama saya di istana kepresidenan? Lima bulan. Bukan 30 tahun [lama pemerintahan Mubarak]. Baru lima bulan.

Bukan dua tahun, bukan 30 tahun. Hanya lima bulan. Lima bulan setelah adanya kerusakan-kerusakan besar, korupsi, perbuatan-perbuatan tidak terpuji. Rakyat telah lama dimarjinalkan. Saya merupakan bagian dari revolusi. Dan saya penanggung jawab aksi-aksi di Lapangan Tahrir dari pihak IM, perwakilan IM selama revolusi. Segala sesuatunya menjadi jelas dan saya sangat senang dengan kunjungan anda. Pertanyaan terakhir?

Saya berharap, ketika nanti kami memiliki konstitusi, dekrit yang telah saya keluarkan akan dicabut dengan segera, dan (saya harap) di kemudian hari akan ada lebih banyak pihak yang bercerita kepada anda mengenai hal-hal yang saya tuturkan sekarang ini, kami akan memiliki parlemen, kami akan mengadakan pemilu. Dua bulan untuk itu semua.

TIME: Apakah kepentingan masyarakat terjamin dalam konstitusi?

Mereka akan memberikan suara. Saat ini mereka sedang bertukar pendapat dalam komisi, komisi legal, yang dipilih. Ketika mereka selesai, saya akan membawanya ke tengah-tengah masyarakat untuk didiskusikan selama kurang lebih dua pekan, kemudian rakyat akan berpartisipasi dalam pemungutan suara. Menurut saya, hal ini merupakan tanggung jawab mereka secara keseluruhan.

TIME: Tapi bagaimana dengan kondisi politik di sekitarnya? Tidakkah kejadian-kejadian selama sepekan terakhir ini mengindikasikan bahwa rakyat memisahkan diri, bukan malah menggabungkan diri mendukungnya?

Tidak, mereka tidak memisahkan diri. Bukan memisahkan diri. Ini soal mayoritas dan oposisi. Saya dapat melihatnya dengan sangat jelas. Namun kubu oposisi tidak sama seperti dulu. Mereka punya hak, mereka (dapat) melakukan apa yang mereka katakan. Jika persentase oposisi 25% atau 30%, itu jumlah yang besar. Populasi kami 90 juta.

Jadi menyatakan pendapat, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, menyampaikan ketidaksetujuan dengan cara damai itu sangat sehat. Sangat penting. Tapi tidak dengan kekerasan. Itulah bedanya. Dan kekerasan itu berhubungan dengan, seperti yang telah saya bilang, rezim terdahulu, dengan beberapa cara lain mereka berusaha menghentikan (laju Mesir), dan menghambatnya.

2012 adalah tahun terbaik bagi rakyat Mesir, dalam kehidupan mereka, dalam sejarah mereka. Kami telah menyelenggarakan pemilu presiden yang sesungguhnya sepanjang sejarah. Hal tersebut tidaklah mudah, apalagi ini berkaitan dengan lahirnya sebuah negara. Dan negara itu besar, tua, kuat dan memiliki akar sejarah yang panjang. Kami punya peneliti, kami memiliki politisi, ada kubu oposisi, ada petani, ada pelajar, anak-anak, semuanya itu adalah.... adalah keragaman yang tak terhitung.

Saat ini, tidak mudah memimpin negara dengan keragaman seperti itu. Namun tidak masalah. Kami sanggup melakukannya. Insyaallah kami akan melakukannya dengan sukses dan damai. Untuk kami, untuk seluruh daerah, dan seluruh dunia. Kami datang dengan misi kedamaian. Kami tidak melawan individu-individu atau negara2 tertentu, kami ingin hidup berdampingan dengan yang lain dalam kedamaian, kedamaian yang sebenarnya, kedamaian yang menyeluruh.[]


_____________
*Bottle-neck adalah situasi dimana pergerakan sedang terhambat. Seperti air yang ada di dalam botol, ketika dituang alirannya tertahan di leher botol yang sempit.


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Konstitusi Baru Mesir: Perbedaannya dengan Versi Lama | Luar Biasa Ternyata

Versi tulisan dari VOA saja luar biasa begini. Isi Konstitusi yg luar biasa begini bagaimana mungkin liberalis sekuleris koptik menolak? Kami copas secara utuh dari berita VOA Indonesia. [admin]
President Morsy signing Egypt's first democratically written/ratified constitution

Konstitusi Baru Mesir: 
Perbedaannya dengan Versi Lama 

Konstitusi Mesir yang baru, disetujui oleh pemilih dalam referendum dua tahap bulan ini, menggantikan Piagam 1971 yang dibekukan tahun lalu setelah protes meluas yang menumbangkan kekuasaan panjang meden Hosni Mubarak.

Berikut adalah kesamaan dan perbedaan antara kedua dokumen tersebut dalam beberapa isu kunci:

Peran Islam

Kedua konstitusi menetapkan Islam sebagai agama resmi di Mesir dan Hukum Islam, atau syariah, sebagai sumber utama legislasi. Keduanya juga mewajibkan negara untuk “mempertahankan” nilai keluarga tradisional yang berdasarkan Islam.

Namun konstitusi 2012 untuk pertama kalinya mendefiniskan syariah. Dokumen tersebut menetapkan prinsip-prinsip syariah termasuk “bukti, peraturan, yurisprudensi dan sumber-sumber” yang diterima oleh Islam Sunni, sekte Islam mayoritas di Mesir.

Dokumen baru juga memberikan wewenang yang belum pernah ada sebelumnya kepada Al-Azhar, sekolah agama paling dihormati dalam kelompok Islam Sunni, dengan menyatakan bahwa semua hal berkaitan syariah harus dikonsultasikan pada para akademi di sekolah tersebut. Piagam 1971 tidak menyebut-nyebut Al-Azhar.

Hak Asasi Manusia

Kedua dokumen menyatakan bahwa tahanan tidak boleh menjadi target “bahaya fisik maupun moral” dan negara harus menjaga kehormatan diri mereka.

Dalam hal perlindungan hak asasi yang baru, konstitusi 2012 melarang semua bentuk eksploitasi manusia dan perdagangan seks.

Hak Perempuan

Kedua dokumen meminta negara membantu perempuan dalam biaya mengasuh anak dan menyeimbangkan tanggung jawab keluarga dan pekerjaan. Namun dokumen-dokumen ini berbeda dalam hal persamaan antara laki-laki dan perempuan.

Pembukaan konstitusi 2012 menyatakan bahwa Mesir menaati prinsip persamaan “untuk semua warga negara, perempuan dan laki-laki, tanpa diskriminasi atau nepotisme atau perlakuan yang memihak, baik dalam hal hak maupun kewajiban.”

Bagian utama dokumen baru juga mengandung dua pasal yang melarang negara melanggar hak dan kesempatan yang sama bagi warga negara. Namun kedua pasal tersebut tidak secara eksplisit melarang diskriminasi terhadap perempuan.

Konstitusi 1971 menyertakan satu pasal yang mewajibkan negara untuk memperlakukan perempuan dan laki-laki secara sama dalam “ranah politik, sosial, budaya dan ekonomi,” selama perlakuan tersebut tidak melanggar syariah.
Satu pasal lain secara eksplisit melarang diskriminasi gender.

Kebebasan Ekspresi

Kedua piagam menjamin kebebasan mengeluarkan pendapat secara verbal, tulisan atau gambar, dan kebebasan pers untuk memiliki organisasi berita dan menerbitkan berita secara independen.

Dokumen 2012 melakukan perubahan besar dengan menjamin kemerdekaan berkeyakinan untuk “agama monoteis/samawi” – sebuah referensi untuk Islam, Kristiani dan Yudaisme.

Konstitusi tersebut menyatakan bahwa pengikut agama-agama tersebut memiliki hak untuk melaksanakan ritual keagamaan dan mendirikan tempat ibadah “sesuai aturan hukum.” Undang-undang dasar terdahulu tidak menyebutkan hak-hak agama selain Islam.

Dalam perbedaan lainnya, dokumen yang baru tersebut mencakup larangan terhadap “penghinaan” terhadap nabi-nabi dalam Islam.

Wewenang Presiden

Kedua konstitusi menetapkan presiden sebagai komandan militer tertinggi dan kepala Dewan Pertahanan Nasional, lembaga yang beranggotakan enam menteri Kabinet sipil dan enam pejabat tinggi militer.

Dokumen-dokumen tersebut juga mengatakan bahwa presiden hanya dapat menyatakan perang atas persetujuan parlemen.

Beberapa batasan untuk otoritas presiden ditambahkan pada piagam 2012. Dokumen ini mengurangi masa jabatan presiden dari enam tahun menjadi empat tahun, dan presiden hanya dapat dipilih kembali satu kali, tidak terbatas seperti dalam era Mubarak.

Kandidat perdana menteri yang dicalonkan presiden juga harus disetujui parlemen sebelum diangkat. Sebelumnya, presiden memiliki hak untuk menunjuk atau memecat perdana menteri tanpa veto parlemen.

Piagam 2012 juga mewajibkan presiden untuk berkonsultasi dengan Dewan Pertahanan Nasional sebelum menyatakan perang.

Dokumen ini sama sekali tidak menyebut wakil presiden. Mantan presiden Mubarak memiliki hak untuk mengisi pos tersebut sesuai dokumen 1971, namun ia hanya melakukannya pada hari-hari akhir kekuasaannya.

Kekuasaan Militer

Konstitusi yang baru secara signifikan memperkuat otoritas pasukan bersenjata Mesir. Dokumen itu menyatakan bahwa presiden harus memilih menteri pertahanan dari pejabat tinggi militer. Pilihan tersebut tidak dibatasi sebelumnya.

Di bawah piagam yang baru, kekuasaan untuk menetapkan anggaran pasukan bersenjata dijamin oleh Dewan Pertahanan Nasional, setengah dari anggotanya adalah pejabat militer.

Pejabat senior militer juga mendapat kekuasaan lebih tinggi untuk menyeret warga sipil ke pengadilan militer, namun hanya dalam kasus-kasus kejahatan yang dianggap “membahayakan pasukan bersenjata.”

Selain itu, dokumen 2012 juga menciptakan Dewan Keamanan Nasional yang beranggotakan pejabat senior militer dan menteri Kabinet yang sipil dengan jumlah berimbang.

Dewan tersebut diberikan tugas untuk mengadopsi strategi-strategi keamanan, mengidentifikasi ancaman keamanan dan mengambil tindakan untuk mengatasi ancaman-ancaman tersebut.

*http://www.voaindonesia.com/content/konstitusi-baru-mesir-perbedaannya-dengan-versi-lama/1572237.html

 
___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Selasa, 25 Desember 2012

Pengumuman KPU Mesir: 63,8% Mendukung Konstitusi, Tidak Ada Kecurangan

Egypt’s Supreme Election Committee has confirmed that the new constitution has been approved.
KPU Mesir mengumumkan bahwa konstitusi baru telah disetujui. (foto: euronews.com)

Kairo - Komisi Referendum Konstitusi Mesir pada Selasa (25/12) malam mengumumkan hasil akhir referendum konstitusi baru dengan perolehan 63,8 persen mendukung dan 32,2 persen menolak. Referendum tersebut merupakan pengesahan Rancangan Undang-Undang Dasar (RUUD) yang diajukan oleh Majelis Konstituante setelah lebih enam bulan pembahasan.

Komisi Pemilihan menyatakan tidak ada kecurangan dalam pemungutan suara yang dilakukan. Seperti yang dikutip dari AFP, Rabu (26/12/2012), Komisi Pemilihan Mesir telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada kecurangan sebagaimana dituduhkan oleh pihak oposisi. Presiden Komisi Pemilihan Nasional Samir Abul Maati mengatakan bahwa 63,8% suara sah telah mendukung konsitusi.

Hasil resmi referendum konstitusi ini mendekat hasil perhitungan cepat yang dilakukan berbagai media massa dan kelompok pemantau yang menyebutkan 64 persen mendukung.

Referendum konstitusi tersebut diselenggarakan dua tahap, yaitu tahap pertama di 10 provinsi termasuk Kairo pada 15 Desember 2012 dan tahap kedua di 17 provinsi sisanya pada 22 Desember.

Di samping di dalam negeri, sekitar setengah juta warga Mesir di luar negeri juga menggunakan hak suaranya lewat kedutaan dan konsulat di berbagai negara.

Dengan hasil referendum tersebut, maka dukungan terhadap Presiden Muhammad Mursi serta Ikhwanul Muslimin dan kelompok Islam menguat.  Pasca referendum akan digelar pemilihan legislatif dalam waktu dua bulan mendatang.

Via akun twiternya, Mursyid IM Muhammad Badi' mengucapkan selamat kepada seluruh elemen masyarakat, militer, polisi, dan seluruh rakyat atas keberhasilan rakyat Mesir ini. Badi' mengajak seluruh rakyat maju ke depan membangun Mesir yang lebih baik baik bagi muslim maupun masehi (nasrani). "Selamat untuk pilihan rakyat," ujar Badi'.

Sementara itu PM Hisyam Qandil menyatakan, "Rakyatlah pemenang dalam referendum ini, dan tidak ada pihak yang kalah".

Mufti Mesir Prof Dr Ali Jumah via akun twitternya juga mengajak rakyat mesir untuk saling menyebar rasa cinta dan persatuan, bukan perpecahan.

Sementara itu, Jumat pekan ini (28/12) Syekh Qaradlawiy kembali khutbah di mesjid Azhar. Wizaratu al-Awqaf menjadwalkan Syekh Qaradlawiy akan khutbah setiap bulan di mesjid Azhar. (admpyg)


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Sabtu, 22 Desember 2012

Ini Alasan Wapres Mesir Mundur


Tugas Mengawal Referendum Telah Usai, Wapres Mesir Mundur

Wakil Presiden Mesir, Mahmoud Makky, menyatakan mengundurkan diri lantaran tugasnya mengawal referendum sudah selesai, di samping merasa bidang politik tak cocok untuknya.

Makky yang menjabat Wakil Presiden Mesir sejak Agustus tahun ini mengumumkan pengunduran dirinya hanya beberapa jam setelah polling putaran dua untuk referendum itu resmi ditutup.

"Sifat alami politik tidak sesuai dengan latar belakang profesional saya sebagai hakim," kata Mekki, Sabtu waktu setempat, 22 Desember 2012, seperti dikutip dari laman BBC.

Pria 58 tahun itu juga mengaku sudah ingin mundur sejak 7 November lalu. Tapi, keadaan memaksa dirinya untuk bertahan di posisinya sebagai wakil presiden. Kondisi yang dia maksud adalah konflik Israel di Gaza dan upayanya mengawal suksesnya referendum Konstitusi sebagai pijakan stabilitas Mesir.

Referendum tahap dua sudah terlaksana digelar di 17 propinsi, Sabtu (22/12) dan berdasar perhitungan real count berbagai media menunjukan 71 % rakyat Mesir menyatakan YA menyetujui rancangan Konstitusi.

***

Untuk melengkapi berita seputar 'pengunduran diri Wapres Makky ini' berikut kami kutip informasi tambahan dari twit @kaisar_el_rema :

  1. Wapres Mesir mengundurkan diri.

  2. Terima kasih kepada wapres Mesir atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan untuk negaranya.

  3. Dalam salah satu wawancara dengan Ahram wapres menyampaikan tugas saya menjalin komunikasi dengan kubu-kubu revolusioner.

  4. Berjalannya waktu, wapres dr kalangan ahli hukum merasa tugas politik tidak sesuai dengan profesinya selama ini.

  5. Tapi Mursi melihat, masalah berat Mesir saat ini ada pada hakim-hakim nakal. Mahkamah Konstitusi, misalkan. Untuk itulah Mursi pilih Makky.

  6. Namun tekad Makky untuk mundur sudah bulat. Dia ajukan surat kepada Mursi. Belum ada jawaban, Gaza diserang.

  7. Makky tidak mungkin meninggalkan Mursi seorang diri menghadapi krisis Palestina. Setelah Gaza selesai, Makky diutus ke Pakistan.

  8. Sepulang dari Pakistan, Mesir ricuh oleh ulah oposisi yg walk out dari Dewan Konstituante. Dan Mursi mengeluarkan dekrit.

  9. Setelah keadaan stabil dan referendum dinilai selamat. Makky kembali mengajukan surat pengunduran dirinya >> https://www.facebook.com/photo.php?pid=1240583&l=f3caac5980&id=153674228032796

  10. Twit ini sebagai border kalau2 ada pengamat liar mengatakan Wapres mengundurkan diri sebab ada ketegangan dengan Mursi atau bla bla bla..

  11. Jadi jauh-jauh hari sebelum Baradei Cs bikin ricuh atas pesanan negara tertentu, Makky sudah mengajukan surat pengunduran diri.

  12. Justeru sebab negara dalam keadaan tidak stabil, Makky mengurungkan pengunduran dirinya. Sampai Mesir berlabuh di daerah aman, Makky mundur.
 
***


Bantahan Atas Berita Bohong Republika Terkait Pengunduran Wapres Mesir

Berikut twit dari Harun AR Chan @harakie21 jurnalis, Nashr city, menanggapi berita Republika online dengan judul  "Lawan Mursi, Wapres Mesir Mundur"

  1. Bantahan Atas Berita Bohong Republika Terkait Pengunduran Wapres Mesir.

  2. Berita @republikaonline terkait pengunduran diri waprer Mesir "sok tahu".

  3. Pengunduran diri Wapres Mesir tak ada hubungannya dg status kontitusi baru yg dituduh kontroversi.

  4. Mekky jauh2 hari sebelum ada keributan yg didalangi liberalis telah siap mundur.

  5. Mekky mundur karena merasa dirinya bukan ahli politik. Dia pakar hukum.

  6. Siapa bilang dia melawan Morsi? Justru dia menyebutkan referendum adalah harga mati. Dia menguatkan Morsi.

  7. Dia membela Morsi ketika oposisi melawan rèferendum. Padahal sblumnya dia sudah siap untuk mundur dr jabatan.

  8. Rencana pengunduran dirinya telah ada sblum operasi militer zionis ke Gaza. Dia sadar kemampuannya.

  9. Tapi rencana itu diurungkan karena Gaza diserang. Mesir nyaris dilema, antara stabilitas nasional & tanggungjawab kawasan.

  10. Mekky menahan dirinya karena tahu Morsi dalam kesulitan dan butuh dia. Ancaman oposisi mulai terasa.

  11. Mekky mantap utk mundur krna mrasa tugasnya selesai. Referendum menyudahi permainan hakim2 nakal.

  12. Dalam draft RUU tidak dinyatakan posisi dan wewenang wapres, berarti tugas wapres mendampingi presiden selesai

  13. Mekky semakin mantap mundur dengan alasan menghormati konstitusi. BUKAN MELAWAN.

  14. Tugasnya mengawal proses kelahiran konstitusi baru dari serangan hakim-hakim mafia selesai.

  15. Setelah ini tidak ada lagi wapres. Konstitusi akan membagi kekuasaan presiden kepada Perdana Menteri.

  16. Jadi tak perlu lagi ada isu presiden diktator. Sekaligus menutup kesempatan presiden untuk bersikap diktator.

  17. Apresiasi utk Mekky atas dedikasi trbaiknya mnylamatkn Mesir. Morsi tlh memilih teman yg tepat di masa sulit ini.

  18. Permasalahan besar Mesir tak lepas dari banyaknya mafia2 Mubarak yg berkeliaran di kehakiman. Makanya Morsi pilih Mekky.

  19. Morsi tahu kalau Mekky adalah seorang hakim yang jujur. Dia tentu paham permainan para hakim. 

  20. Dengan adanya Mekky yang memback-up Morsi, para hakim "mafia" tak bisa leluasa.

  21. Hakim2 disini maksudnya adalah sisa2 kroni Mubarak yang ingin menggagalkan revolusi. Mereka bermain di lembaga kehakiman. 

  22. Mekky siap memberikan masukan terkait kebijakan yang akan diambil Morsi. Dan itu terbukti.

  23. Dekrit presiden jelas memberikan tameng terhadap proses revolusi & lembaga konstitusi dr serangan hakim2 jahat.   

  24. Karena kondisi mulai aman, Mesir sudah keluar dari gelombang transisi maka Mekky mundur. 

  25. Mekky mundur terhormat. Bukan karena tak sejalan dengan Morsi. Untuk kedepan dia siap membantu Morsi jika diperlukan. 

  26. Selesai. Selamat untuk Mesir atas suksesnya referendum dengan kemenangan Pro-Konstitusi. 


__________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Sampah Sejarah | Refleksi Pergolakan Mesir






by Akmal Burhanuddin*




ÙˆَتِÙ„ْÙƒَ الْØ£َÙŠَّامُ Ù†ُدَاوِÙ„ُÙ‡َا بَÙŠْÙ†َ النَّاسِ

Potongan ayat tsb menjadi acuan bahwa sejarah pasti akan terulang walau dg pelaku dan tokoh yg berbeda. Pertarungan ideologi antara Fir'aun dan Musa, pertempuran haq dan bathil yg ditokohkan Thalut dan Jalut atau yg kita kenal dg GOLIAT sedang terjadi dan akan terus terjadi selama panggung sejarah masih ada.

"Dan demikianlah hari-hari (kejayaan dan kehancuran) itu kami pergilirkan diantara manusia...," kata Alloh (QS 3:140). 

Pertarungan ideologi dan pertempuran haq dan bathil kini Alloh perlihatkan di Mesir dg cara yg lain. Penguasa zhalim seperti Mubarak yg berkuasa selama 30th akhirnya tumbang dg kehinaan. Selama masa berkuasanya tidak pernah memihak kpd syariat Allah. Para pendakwah dan aktifis islam menjadi bulan bulanan kekejamannya. Jangankan ikhwanul muslimin yg menjadikan politik sbg salah satu bagian dari dakwahnya, gerakan islam macam jamaah tabligh yg menekankan pembinaan akhlak atau jamaah salafiah yg lebhi memfokuskan kajian kitab, saja tdk dibiarkan bebas oleh mubarak dalam menjalankan misi dakwahnya.

Kini, ketika skenario sejarah sdg berjalan, Sang Sutradara kehidupan mengharuskan Mubarak mengakhiri perannya dg kehinaan -watanzi'ul mulka, wa tudzillu man tasya-.

Kekuasaan yg dibanggakan, kini tak ada apa-apanya. Usianya uzur yg penyakitan harus mendekam dibalik jeruji besi. Itulah balasan bagi yg memenjarakan dan menyiksa hingga mati para pewaris nabi. Harta benda yg dikumpulkan dan dilarikan keluar negeri tdk ada artinya lagi, apalagi kini mulai dibekukan aset ilegal tsb.

Bisa jadi, skenario yg sama yang sedang dimainkan Sang Sutradara Kehidupan akan diberikan kpd pemeran utama bernama Mohamed El Baradei, mantan ketua IAEA PBB yg tlah membuka jalan bagi AS utk menjajah Irak dan mengeksekusi mati Saddam Hussein. Pemilik televisi swasta penebar fitnah dan ketua partai dustur yg sekuler inipun tidak segan-segan menjegal syariat Alloh ditegakkan dlm tataran negara. Bahkan Baradei tak segan-segan mengundang AS dan Eropa utk menjegal pemberlakuan konstitusi baru mesir yg pro syariah. Baradei berharap dapat menjadi presiden Mesir stelah Morsi dapat digulingkan melalui kudeta internasional.

Baradei tidak sendirian, tokoh sekuler, liberal, kroni mubarak, sosialis nasseris, hingga kafir koptik spt Hamden Sabbahi, Amr Mousa, Tovik Ukasyah bergandengan tangan menolak syariat islam.

Mereka bagaikan Haman dan para pembantu firaun lainnya yg terang-terangan menolak dialog dan mengabaikan kebaikan yg disampaikan Nabi Musa.

Sabtu 22 Desember 2012 (saat digelarnya Referendum terakhir) menjadi saksi bagi rakyat mesir dan dunia internasional, bahwa publik mesir masih menginginkan islam sbg aturan kehidupan bagi negaranya. Para penolak syariat islam akan menjadi Sampah Sejarah dan dihinakan generasi yg akan datang.

wallahu a'lam

Ahad, 23 Desember 2012

-di bis Primajasa perjalanan ke Garut-



CATATAN (ed):

Hasil perhitungan Referendum tahap kedua: 6553 TPS dari total 6724 (97%) yang mendukung Konstitusi YES 71% (5,749,743) NO 29% (2,343,247). Pro Konstitusi dan Pro Mursi menang telak.









___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Hasil Referendum Tahap II: Pro Mursi Menang Telak 71% | Bukti Nyata Rakyat Mesir Bersama Mursi


Hasil perhitungan Referendum tahap kedua yang telah digelar di 17 propinsi (Sabtu, 22/12) sampai berita ini ditulis sudah 97% suara yg telah dihitung (6553 TPS dari total 6724).

HASIL Referendum Tahap Kedua:

- Yang mendukung Konstitusi YES 71% (5,749,743)
- NO 29% (2,343,247)

Pada Referendum Tahap 1:

- Dalam Negeri (Pro Konstitusi YES 56,5% vs 43,5% NO)
- Luar Negeri (Pro Konstitusi YES 67,5% vs 32,5%)

SEHINGGA TOTAL SUARA (Tahap 1+2)

- YES 63,6 % vs 36,4% NO

KESIMPULAN: PRO KONSTITUSI (PRO MURSI) MENANG !!

Mayoritas rakyat Mesir menyetujui konstitusi memilih utk "istoqrar", stabil luar dalam. Terutama ekonomi dgn kepercayaan investor.. ini butuh UU yg jelas.

Alasan rata2 pemilih "Tidak" (yang menolak konstitusi) adalah UU ini milik kalangan islamis. Tapi isu ini tidak laku, dikalahkan isu stabilitas nasional dan kebangkitan.


CATATAN MENARIK:

  • Hasil Akhir Referendum Mesir Propinsi Fayyum
Propinsi yg merupakan basis mayjend Ahmed Shafek mantan capres dan kroni mubarak ini tdk d duga. Para Pendukung konstitusi baru harus puas dg hasil akhir yg menyatakan kemenangan bg rakyat yg lbh memilih NA'AM LID DUSTUR sbesar 89,5%. Sedangkan sisanya menolak.

Propinsi yg sbelumnya menjadi lumbung bg Shafek, kini berbalik arah meninggalkan capres yg pernah menjadi PM d era Mubarak.

  • Kemenangan tak terduga d propinsi pariwisata terbesar.
LUXOR yg merupakan propinsi pariwisita peninggalan prasejarah d menangkan pendukung konstitusi dg hasil akhir 76%.

  • Pendukung Konstitusi kalah tipis.
Propinsi Manofeya yg terkenal dgn "balad milyuun fuluul"-tanah kelahiran Mubarak- tdk sesuai harapan oposisi. Hasil akhir pendukung konstitusi baru mesir cukup bahagia dg hasil akhir di Propinsi Manofeya. Mereka kalah tipis di wilayah yg sblmnya dikuasai Ahmed Shafek, kroni Mubarak.

Dalam pilpres yg lalu, shafek menyapu habis seluruh suara di propinsi ini, sehingga Morsi kalah telak. Namun dlm referendum kemarin, para pendukung konstitusi berhasil mensosialisasikan isi konstitusi mesir baru kpd masyarakat. Mereka kini hanya kalah tipis d angka 0,5% saja. Penolak konstitusi kali ini hanya meraup 50,5%.


*update hasil referendum bisa dilihat di >> http://www.rassd.com/dostour/


***


INFO TERKAIT PENGUNDURAN DIRI WAPRES MURSI


Mahmud Makky wapres Mursi mengajukan pengunduran diri setelah tugasnya 'mengawal' konstitusi selesai.

Berikut penjelasan kami kutip dari @kaisar_el_rema :

  1. Wapres Mesir mengundurkan diri.

  2. Terima kasih kepada wapres Mesir atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan untuk negaranya.

  3. Dalam salah satu wawancara dengan Ahram wapres menyampaikan tugas saya menjalin komunikasi dengan kubu-kubu revolusioner.

  4. Berjalannya waktu, wapres dr kalangan ahli hukum merasa tugas politik tidak sesuai dengan profesinya selama ini.

  5. Tapi Mursi melihat, masalah berat Mesir saat ini ada pada hakim-hakim nakal. Mahkamah Konstitusi, misalkan. Untuk itulah Mursi pilih Makky.

  6. Namun tekad Makky untuk mundur sudah bulat. Dia ajukan surat kepada Mursi. Belum ada jawaban, Gaza diserang.

  7. Makky tidak mungkin meninggalkan Mursi seorang diri menghadapi krisis Palestina. Setelah Gaza selesai, Makky diutus ke Pakistan.

  8. Sepulang dari Pakistan, Mesir ricuh oleh ulah oposisi yg walk out dari Dewan Konstituante. Dan Mursi mengeluarkan dekrit.

  9. Setelah keadaan stabil dan referendum dinilai selamat. Makky kembali mengajukan surat pengunduran dirinya >> https://www.facebook.com/photo.php?pid=1240583&l=f3caac5980&id=153674228032796

  10. Twit ini sebagai border kalau2 ada pengamat liar mengatakan Wapres mengundurkan diri sebab ada ketegangan dengan Mursi atau bla bla bla..

  11. Jadi jauh-jauh hari sebelum Baradei Cs bikin ricuh atas pesanan negara tertentu, Makky sudah mengajukan surat pengunduran diri.

  12. Justeru sebab negara dalam keadaan tidak stabil, Makky mengurungkan pengunduran dirinya. Sampai Mesir berlabuh di daerah aman, Makky mundur.


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Rabu, 19 Desember 2012

TIME: Mursi Orang Paling Berpengaruh ke-4 di Dunia


TIME: Mohamed Morsi, the Power Broker

Presiden Mesir, Dr Muhammad Mursi menempati urutan ke-4 orang yang paling berpengaruh di dunia versi Majalah TIME.

Majalah TIME mengungkapkan bahwa Mursi adalah presiden pertama dari kalangan sipil yang dipilih langsung oleh rakyat secara demokratis di Mesir. Beliau mengapresiasi keragaman dan prulalitas sehingga memasukkan tokoh-tokoh non-muslim dalam jajaran pemerintahannya, sebagaimana juga beliau menolak seruan untuk berlaku represif dan mengekang terhadap kelompok liberal maupun sekuler.

TIME juga menyebutkan keberanian Mursi dan keseriusan dirinya berperan dalam menghentikan perang antara Israel dan Hamas (perang  8 hari Nop. 2012) dan seruan tegas Mursi agar presiden Suriah, Basyar Al-Asad mengundurkan diri.

Majalah ini juga menyatakan bahwa Mursi tetap menjadi sosok yang sangat berpengaruh di Timur Tengah meski tantangan dalam negeri menghadangnya.

If you need proof that the Arab Spring has turned the Middle East upside down, dwell for a moment on the irony that Mohamed Morsi, Egypt’s Islamist President, has managed to put the U.S. and Israel at ease even as he has filled many of his compatriots with dread.

On becoming Egypt’s first democratically elected leader on June 30, Morsi included non-Islamists in his Cabinet, ignored religious extremists’ calls for restrictions on secular liberties, curbed the power of the military and refrained from populist economic policies. He even quit his membership in the Muslim Brotherhood to strengthen his claim to represent all Egyptians. Abroad, he maintained the 33-year-old Israel-Egypt peace treaty and tried to persuade Syrian tyrant Bashar Assad to step down. In November, he leveraged the Brotherhood’s long-standing relations with Hamas to broker a cease-fire between the Palestinian group and Israel, winning international kudos in the process. [TIME]


***
Seperti biasa, setiap tahun majalah TIME memilih "Person of the Year", orang-orang yang berpengaruh di dunia. Dan untuk tahun 2012 ini dari 40 kandidat terpilih 5 finalis: Presiden Amerika Serikat Barack Obama, aktivis remaja Pakistan Malala Yousafzai yang ditembak Taliban karena menganjurkan pendidikan untuk perempuan, Direktur Eksekutif Apple Tim Cook, Presiden Mesir Mohamed Morsi dan ilmuwan Fabiola Gianotti. 

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya dinobatkan sebagai Person of the Year 2012 versi majalah TIME. Sedang Presiden Mesir, Muhammad Mursi, masuk menjadi runner up urutan ke-4. 



*http://poy.time.com/2012/12/19/runner-up-mohamed-morsi-the-power-broker/



___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Senin, 17 Desember 2012

Jakarta Palestine Film Festival (JPFF) Berakhir Sukses

JAKARTA - Jakarta Palestine Film Festival (JPFF) untuk pertamakalinya digelar di Indonesia, Ahad (16/12). Festival film Palestina yang digagas oleh Asia-Pacific Community for Palestine (ASPAC) ini berhasil menarik banyak minat masyarakat untuk menonton. Dimulai pukul 09.00 wib, Jakarta Palestine Film Festival sesi pertama mendapatkan sambutan luar biasa. Sesi pertama festival ini menghadirkan film Budrus yang dilanjutkan dengan Home Front.

Acara diawali dengan sambutan Ketua ASPAC, Saiful Bahri. Dalam sambutannya, Saiful menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para penonton dan berbagai pihak yang berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut. Sebelum memasuki acara inti, para penonton disuguhkan penampilan Vocal Group Green Voice, group menyanyi anak-anak yang membawakan lagu-lagu bertemakan kemanusiaan. Dalam kesempatan itu juga ditayangkan profil Aspac for Palestine. Dalam penayangan berdurasi 5 menit itu dijelaskan secara ringkas tentang proses berdirinya Aspac, visi misi dan kiprahnya selama ini di tataran Asia-Pasifik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan perdana film Budrus yang berdurasi 70 menit. Para penonton terlihat menikmati film yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai film kedua terbaik dalam Festival Film Internasional 2010 di Berlin Jerman ini.

Usai film Budrus, penonton kembali menyaksikan penampilan Green Voice keduakalinya sebelum dilanjut dengan film kedua di sesi pertama, Home Front.

Sesi Kedua

Sesi kedua menayangkan film Bethlehem dan Tears of Gaza. Seperti di sesi sebelumnya, sesi II kali ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional dan para duta besar negara sahabat. Diantaranya yang hadir adalah duta besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi. Wakil Ketua KPK beserta keluarga, Bambang Widjojanto. Ketua MUI, KH. Khalil Ridwan, Kaukus Palestina DPR RI, Muzzamil Yusuf dan lain sebagainya.

Film di sesi II membuat banyak para penonton meneteskan air mata. Terkhusus dalam penayangan film Tears of Gaza. Film karya sutradara asal Norwegia ini menceritakan kisah 3 anak Palestina di Jalur Gaza, yang melewati masa-masa pilu dan sulit ketika terjadinya agresi militer Zionis Israel di Jalur Gaza pada penghujung 2008 lalu berlangsung.

Usai menonton film ini banyak dari para penonton yang mengaku sangat terharu dan tersentuh hatinya untuk membela perjuangan bangsa Palestina baik dengan wujud solidaritas materi maupun yang lainnya.

Sesi selanjutnya adalah sesi III dan IV yang filmnya merupakan pengulangan dari sesi I dan II. Sama seperti sesi sebelumnya, sesi III dan IV juga memiliki banyak peminat.

Dalam sesi keempat, panitia kehadiran tamu istimewa asal Palestina, beliau adalah Ust. Munir, yang juga merupakan penggagas berdirinya Asia-Pacific Community for Palestine.

Dijeda antara film di sesi IV, Ust Munir menyampaikan beberapa patah kata untuk para penonton khususnya dan warga Indonesia pada umumnya. Diterjemahkan langsung oleh ketua ASPAC for Palestine yang merupakan doktor dari universitas Al-Azhar Mesir, Dr. Saiful Bahri. Ust Munir menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh bangsa Indonesia yang memiliki rasa solidaritas lebih terhadap bangsa Palestina.

Sepanjang perjalannannya di Asia dalam memperjuangkan nasib bangsa Palestina, ust. Munir mengaku baru kali ini menemukan ada festival semacam JPFF ini. Dan menurutnya hal tersebut bukanlah hal asing bagi bangsa Indonesia, mengingat bangsa Indonesia merupakan anak cucu dari para pejuang yang telah membebaskan Indonesia dari penjajahan Belanda. “Sehingga darah pejuang itu turun temurun masih ada hingga sekarang diwarisi oleh warga Indonesia saat ini.” puji ust Munir.

Alhamdulillah, sesi demi sesi dapat berjalan dengan baik sesuai harapan. Besarnya animo masyarakat dalam acara JPFF ini menjadi bukti, bahwa bangsa Indonesia sangat memiliki kepedulian terhadap bangsa Palestina.[knrp.or.id]




___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Minggu, 16 Desember 2012

Fakta Bicara | Referendum Mesir, Bukti Kokohnya Mursi

Tabel Hasil perolehan suara Referendum Tahap I (sumber: laman fb IM)

Referendum Mesir, Bukti Kokohnya Mursi
By: Nandang Burhanudin

***

Moursi-IM-Salafy-dan koalisi kekuatan Islam bisa "sedikit bernafas lega" atas hasil referendum yang mengatakan 56,53 % rakyat menerima "Amandemen Konstitusi" dan 43,47 % menolak. Sebaliknya kaum Liberal-Sekuler yang didukung minoritas Koptic dan Muslim ambigu, semakin "kebingungan" dan memikirkan langkah strategis agar kemenangan kaum Islamiyun bisa dijegal di fase kedua referendum, juga pada pemilihan anggota DPR dua bulan yang akan datang.

Selain menunjukkan kokohnya koalisi kekuatan Islam, suksesnya referendum yang diraih kaum Islamiyun menjadi pertanda nyata semakin kuatnya elektabilitas dan ketokohan Dr. Moursi, terutama di provinsi-provinsi yang pada Pilpres pertengahan tahun 2012 tidak memilih Moursi.

catatan (ed): 
Di Propinsi Sharkiyyah menang 65,9 % padahal waktu pilpres kemarin Morsi kalah.
Juga di Propinsi Daqahliya (Manshurah); 55.1% Yes dan 44.9% No | dimana putaran 2 pilpres, Mursi kalah di propinsi ini.

Anas Akram Syair (IM) mengatakan: "Sekarang (referendum tahap I) ibarat pertandingan tandang dan kita (pro) menang, apalagi nanti pertandingan kandang". 
Referendum tahap 1 diadakan di provinsi yang rata-rata menjadi lumbung suara Shafiq ketika Pilpres. Khususnya Cairo.
Referendum tahap 2 (Sabtu, 22/12) akan berbeda dg tahap 1. Tahap 2 akan diadakan di provinsi-provinsi yg menjadi kantong suara kalangan Islamis.
(12 dari 18 propinsi yg akan bertarung pd putaran ke 2,merupakan basis gerakan islam)
Jika di Gel. 1 yg berkata "Iya" 56,53% dan "Tidak" 43,47%. Diperkirakan di Gel. 2 persentase "Iya" akan meningkat dan "Tidak" akan berkurang.
Referendum tahap 1 ibarat kemenangan 'tandang' 0-1 bagi mereka yg mengatakan "Iya". Kemenangan 'kandang' di tahap 2 akan lebih besar. Insya Allah.

Sedangkan angka 43 % penolakan terhadap amandemen Konstitusi membuktikan bahwa realitas masyarakat Mesir belum sepenuhnya FUTUH dan ini menuntut kerja keras aktivis Islam (IM+SALAFY) untuk semakin gencar berdakwah dengan langkah nyata, massif, dan terukur. Mengingat angka 41 % memberi tanda adanya tiga kelompok besar rakyat Mesir yang:

1. Pro rezim Mubarak, yang merindukan era Mubarak kembali berkuasa.

Ini dimotori oleh para pejabat, kroni-kroni Mubarak, birokrasi, dan aparat yang banyak menikmati hak-hak privilage. Bukti-bukti nyata sangat mudah ditemukan, misalnya aparat polisi yang dimotori beberapa perwira tinggi, pamen, dan perwira di lapangan yang cenderung memihak oposisi. Dimana mereka MEMBIARKAN aksi anarkisme terhadap Syaikh Mahlawi, pengepungan jamaah di masjid Asy-Syuhada Alexandria, penghancuran 28 kantor IM dan markaz-markaz Dakwah milik Salafy, pengeroyokan terhadap wartawan koran FJP (afiliasi ke partai FJP-IM), dan anarkisme kepada para pengikut Syaikh Hazim Ismail (pemimpin salafy Mesir). Namun pihak aparat begitu CEPAT dan GALAK saat ada pengrusakan kantor Partai Wafd (sekuler) dengan menuduh pelakunya adalah pengikuti Syaikh Hazim Ismail.

2. Kaum Oportunis yang menunggangi eksponen Revolusi 25 Januari.

Mereka diwakili kaum kaya dan borju, yang tidak menampakkan diri MENENTANG Moursi, namun diam-diam mendanai aksi anti Moursi. Tidak ada alasannya, selain alasan ekonomi dan kepentingan bisnis.

3. Kaum yang terkena propaganda.

Termasuk salah satunya adalah Kristen Koptic. Padahal Moursi dengan keneragawanannya telah memberikan 9 jatah kursi di MPR Mesir (5 Kristen Ortodox, 2 Kristen Protestan, 2 Kristen Katholik), 1 di Wakil Presiden, 3 di Kementrian, dan dalam draft Konstitusi yang diamandemen, Kristen menjadi agama samawi minoritas yang dilindungi keberadaan dan keberlangsungannya oleh negara. Tapi, Kristen Koptik terkecoh propaganda hingga akhirnya tak sedikit Betrix, Pendeta, yang terhasut. Kebencian terus menerus dihembuskan, bahkan Majalah Rozer Yousef milik Koptik menyebut Moursi sebagai "FIR'AUN BERJANGGUT".

Termasuk yang terkena propaganda adalah umat Islam yang pikirannya menerapkan Wahyu Ilahi, namun kakinya tidak berpijak di bumi. Seperti mengawang. TIdak di langit tidak di bumi. Di saat seluruh elemen Muslim lain berjibaku melawan koalisi SEkuler-Liberal, tipe muslim demikian lebih memilih GOLPUT dan sibuk SENDIRI dengan konferensi-konferensi dan seminar-seminar. Alhamdulillah, jumlah mereka tak terlalu signifikan. Hingga tidak menggenapkan tidak juga mengganjilkan.

Di titik ini, kematangan dakwah IM+Salafy dan faksi-faksi Islam lain dituntut. Benar yang dikatakan Asy-Syahid Hasan Al-Banna, "Tugas sebagai dai bukan mencaci maki gubuk-gubuk akidah yang reyot dan usang. Tugas kita bukan menjelek-jelekkan keadaan dan sistemnya yang usang. Namun tugas kita adalah mendirikan istana akidah yang megah. Agar mereka-mereka bisa masuk ke dalamnya dengan sukarela, dan gubuk-gubuk akidah mereka yang reyot dan usang akan hancur oleh mereka sendiri, bukan oleh kita."

Oleh karena itu, IM-Salafy dan Poros Koalisi Kekuatan Islam bersepakat:
  1. Bekerja sungguh-sungguh untuk menjadi pengawal Konstitusi dan produk-produknya yang konstitusional.
  2. Memberikan suara "YA" atas amandemen konstitusi agar Mesir mengakhiri masa turbulensi, fokus membangun negeri, dan memfungsikan kembali lembaga-lembaga negara.
  3. Melawan dengan TEGAS dan BERANI setiap aksi diktator yang anarkis dan merusak, baik merusak akhlak ataupun politik dengan cara-cara yang santun namun tetap tegas.
  4. Mengetuk hati-hati dari jiwa-jiwa yang masih memiliki nurani untuk turun menyelamatkan bangsa mesir menuju bangsa Terhormat, MERDEKA, ADIL, dan SEJAHTERA.
  5. Membuka DIALOG kepada seluruh parpol-elemen-tokoh-dan suku di Mesir untuk mencari solusi dari setiap perbedaan demi kesuksesan revolusi.
  6. Mendukung kebersihan hukum dan keberanian menindak setiap perilaku jahat yang merusak ketenteraman dan keadilan rakyat Mesir.


___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Jumat, 07 September 2012

Presiden Mursi Bekerja 18 Jam Sehari


Kairo - Penasehat Presiden Mesir, Saifuddin Abdulfatah mengatakan, bahwa Mursi bekerja selama 18 jam sehari, dan dukungan masyarakat tiap hari kian menguat untuknya.

Abdulfatah, anggota dari tim penasehat kepresidenan Mesir ini menjelaskan lebih lanjut, sejauh pengamatannya pak Presiden dalam sehari bekerja tak kurang dari 18 jam, dan kerap berdiskusi dengan para penasehatnya dalam mengambil sebuah keputusan, "Kedepan kami akan berusaha agar presiden memiliki agenda bulanan dengan masyarakat, berbincang langsung dengan mereka dan merasakan langsung permasalahan yang mereka alami." jelas Abdulfatah.

Dalam sebuah konferensi yang diadakan oleh FJP (partai IM) di kota Manufiah, Mesir, Abdulfatah mengatakan, bahwa seandainya saat ini diadakan pilpres ulang, tentu suara Mursi naik signifikan dibanding suara sebelumnya. Ia kemudian menyebut keinginan para politikus yang tidak menyukai Mursi dan meminta adanya pilpres ulang hanyalah omong kosong belaka, "Mereka hanya berteriak-teriak di TV, karena faktanya di jalanan, rakyat semakin mencintai Mursi." jelas Abdulfatah.

KTT Non Blok baru-baru ini yang diadakan di Iran menurut penasehat presiden ini telah mengangkat citra Mesir dan Mursi. Menurut Abdulfatah, saat ini negara yang berpengaruh di kawasan bertambah, disamping Turki, Saudi dan Iran, kini ada Mesir. (immo)

*http://www.al-intima.com/alam-islami/penasehat-presidenan-mursi-bekerja-18-jam-sehari



___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Kamis, 06 September 2012

Liputan CNN: Perampokan di New York yang Berujung Hidayah




New York (CNN) -- 6 Bulan lalu, pemilik sebuah toko kelontong di Long Isand New York Amerika berhasil menggubah sebuah perampokan menjadi kejadian penuh hikmah, bahkan sang perampok menyatakan masuk Islam.

Nah, apa sebenarnya yang terjadi?

Kisahnya terjadi pada suatu malam Mei 2009, saat Mohammad Sohail hendak menutup toko miliknya. Ia melihat pada kamera CCTV, seorang pria bertudung dan membawa Baseball bat mengerasak masuk dan meminta uang.

Sohail yg siap mengantisipasi kejadian seperti ini, mengeluarkan sebuah senjata laras dan langsung mengarahkannya pada si Perampok. Ia memaksa lelaki itu untuk menjatuhkan tongkat baseball-nya dan merunduk kebawah. Si lelaki itu tak tahu, bahwa sebenarnya senapan Sohail tak berpeluru.

Sohail berujar, lelaki itu lalu mulai merajuk dan memohon belas kasih. "Maafkan aku, aku tak memiliki makanan, tak punya uang. Keluargaku kelaparan. Tolong, jangan panggil polisi, jangan tembak!"

"Ketika aku melihatnya mulai menangis, aku merasa simpatik," kata Sohail. "Ok Bung, ini sudah beda persoalan," imbuh Sohail.

Sohail lalu menasehati si lelaki untuk tak lagi merampok siapapun. Ia pun memberikan uang 40$ dan roti. Sohail, yang ternyata adalah Muslim Pakistan, mengatakan bahwa lelaki itu berkata ingin menjadi muslim seperti dirinya. Ia pun lalu menuntunnya bersyahadat, dan memberinya nama Nawaz Sharif Zardari.

Sohail lalu ke belakang toko hendak mengambil beberapa boks susu. Namun ketika ia kembali ke depan, lelaki muallaf itu sudah tak nampak dan hingga kini baik Sohail maupun pihak kepolisian tak mengetahui dimana keberadaannya. Sohail menegaskan, bahwa ia tak kan melakukan tuntutan apapun, meski hingga kini kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

Lewat 6 bulan, kisah Sohail ternyata menyebar ke seantero negeri dan menginspirasi banyak orang. Shirley Express, toko milik Sohail pun selalu menerima kiriman surat. Isinya adalah rasa salut dan kagum mereka pada sikap dan keputusan Sohail.

"Tak ada yang pernah sampai bisa membangkitkan semangatku sebagaimana kisahmu. Dari pengagummu." Surat lainnya mengatakan, "Orang hebat melakukan tindakan-tindakan hebat. Kau orang Amerika yang hebat Sohail."

Ia juga sering menerima cek berisi pesan serupa. "Totalnya kini mencapai ratusan dolar," akunya. Ia kemudian menggunakan uang tersebut untuk bersedekah pada orang-orang. Ia memberikan Roti, Kopi dan penganan setiap malam di tokonya setelah jam 9.

Namun amplop yang datang Rabu itu benar-benar mengejutkan. Cap Pos menunjukkan September 2011, namun tak tertera alamat pengirim. Didalamnya terdapat uang 50$ dan catatan yang bisa dipastikan berasal dari si Perampok.

Isi surat itu:

"Kau mengubah hidupku." Lalu lelaki itu meminta maaf atas aksinya 6 bulan lalu.

"Saat itu aku sungguh aku tak memiliki makanan, uang dan pekerjaan. Keluargaku juga tak membantu. Aku sadar itu salah, namun apa daya tak punya pilihan lain. Saat kau mengarahkan senapan itu ke kepalaku, 100% aku yakin ajalku segera tiba."

Surat itu juga menceritakan bahwa tindakan Sohail menginspirasinya untuk menjadi "Muslim Sejati", dan keputusan itu akhirnya benar-benar mengubah hidupnya.

"Aku sangat senang bahwa ia telah berubah," kata Sohail. "Jika memang pada awalnya ia adalah seorang kriminal, maka kini ia adalah seorang baik dan aku sangat bangga padanya. Ia menghindari masalah, menjauhi penjara, dan ia amat peduli pada keluarganya".


*http://www.mataronis.blogspot.com/2012/08/a-muslim-storeowner-changes-another.html




___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia